299. Kue Lupis Ketan Praktis 8 porsi 90 menit Ini adalah karya pertama saya dalam membuat Kue Lupis Ketan. Gak sengaja aja sih, kebetulan waktu ke pasar suami nitip dibelikan kudapan ini, tapi sayang penjual langganan kue lupis hari ini lagi libur. Yaaahh, gak kurang akal, akhirnya beli daun pisang dan kelapa setengah tua, kebetulan masih ada stok ketan 1/2 kg dan gula merah di rumah. Alhamdulillah, jadi juga si Kue Lupis Ketan Praktis ala @deBloom, dan praktisnya karena saya hanya perlu waktu 30-40 menit untuk merebus kue lupis ini, cepet kan ... hehehe ... oiya, resep hasil modifikasi dari banyak sumber ya, sehingga maaf gak bisa sebutkan sumber utamanya😊 Bahan-bahan : - 1/2 kg beras ketan, rendam minimal 2 jam, tiriskan - Daun pisang & lidi untuk membungkus - Bahan pelengkap: - Kelapa parut agak muda, bubuhi garam, kukus 15 menit - Bahan juruh gula jawa: - 250 gram gula jawa, sisir - 75-100 ml air - 2 lbr daun pandan Langkah-langkah 1. Siapkan dan timbang bahan sesuai resep. 2. Siapkan daun pisang ukuran sekitar 5 x 30 (kalau kurang panjang bisa disambung, sesuaikan dengan selera ukuran yang dikenhendaki). Buat pola segitiga seperti corong. 3. Masukkan sesendok beras ketan, tutup rapat dan semat dengan lidi. Selesaikan hingga habis (kalau ingin lebih jelas cara membungkus kue lupis, coba lihat di youtube aja deh, karena saya tadi belajarnya juga lewat youtube, hehehe😊). 4. Rebus dengan panci presto selama 30-40 menit, matikan apinya. Biarkan hingga uap panas dari panci hilang. 5. Keluarkan kue lupis dan tiriskan. 6. Bikin juruh gula jawa: rebus semua bahan hingga gula larut dan sedikit mengental, angkat lalu saring. 7. Penyajian: buka daun pisang dan susun kue lupis di piring saji. Taburi dengan parutan kelapa dan juruh gula jawa😋 8. Ini hasil jadinya, Kue Lupis Ketan Praktis siap disajikan😋 9. Selamat mencoba! 10. Happy cooking😊 11. 12. 13. Sumberhxxps://cookpad[dot]com/id/resep/3955668-299-kue-lupis-ketan-praktis Get Camilan Sederhana application on Google Play https://play.google.com/store/apps/details?id=berkahdev.camilansederhana

Komentar